Terapi Belatung

Halo sobat sehat, jumpa lagi dengan saya dr.  Sung. Pada artikel kali ini, saya akan membahas sebuah topik yang sangat menarik, tetapi agak “menjijikan”. Yaitu tentang : “Terapi Belatung”.

Sobat sehat, ketika anda mendengar kata belatung atau ketika saya menyebutkan kata “belatung”, apa yang terbayang di dalam pikiran anda? Mungkin anda membayangkan, “Ih, jijik banget. .  Menjijikan, saya jadi mual, mau muntah!” Saran saya sebelum anda menonton artikel ini, sebaiknya anda tidak sambil makan. Bagi anda yang sekarang lagi makan, selesaikan dulu makanan anda. Saya takut ketika anda menonton artikel ini, anda jadi kehilangan selera makan. Oke, mari kita bahas.

Di dunia kedokteran atau dunia kesehatan, ada yang namanya terapi belatung. Jadi, ilmu terapi ini dikembangkan. Di negara-negara yang sudah maju, mereka sudah menggunakan terapi belatung ini untuk penyembuhan luka. Bisa anda bayangkan, ketika belatung tersebut menari-nari di atas daging anda yang terluka? Kita akan membahas hal ini lebih dalam.

Pernahkah anda merawat teman anda atau keluarga anda yang terluka dan luka itu sulit sekali untuk sembuh? Bahkan banyak sekali jaringannya yang mati. Biasanya luka-luka tersebut disebabkan oleh komplikasi diabetes. Jadi gula darah yang tinggi, kemudian mereka yang mengalami koma dalam jangka waktu lama atau tiduran terus dalam jangka waktu lama, akhirnya punggung mereka atau bokong mereka mengalami luka yang disebut dengan ulkus dekubitus.

Biasanya, luka-luka seperti ini sangat sulit untuk sembuh karena banyak jaringannya yang mati. Akhirnya, belatung dikembangkan di laboratorium dan belatung itu digunakan untuk penyembuhan luka. Sobat sehat, anda bisa lihat cuplikannya pada artikel berikut ini. Yaitu maggot medicine dari National Geographic. Di Wesley Medical Center ada pasien wanita obesitas dengan luka di perutnya yang ingin menjalani terapi belatung atau maggot therapy. Dan ini adalah pengalaman pertamanya.  Wanita ini memiliki riwayat penyakit diabetes.

Jadi, 4 bulan sebelumnya sudah terjadi abses di perutnya. Dan dijelaskan juga bahwa prosedur konvensional membuat dirinya merasa sangat sakit dan ia tidak tahan. Tetapi apabila tidak segera diperbaiki, tidak segera diobati, maka infeksi tersebut bisa menyebar dan menyebabkan kematian. Dan solusinya adalah dengan terapi belatung atau larva. Jadi sebanyak 100 larva atau belatung yang dikembangbiakkan di laboratorium ini akan dimasukkan ke dalam luka tersebut. Akhirnya ditanamkan ke luka tersebut dan ternyata hasilnya bagus

 

Sekarang, bagaimana cara kerjanya? Mengapa terapi belatung ini sangat ampuh atau sangat manjur untuk menyembuhkan luka akibat komplikasi dan diabetes,atau luka yang banyak sekali jaringannya yang mati. Jadi cara kerjanya adalah secara alamiah belatung ini hanya akan memakan jaringan yang sudah mati. Sedangkan jaringan yang masih hidup tidak dimakan oleh belatung tersebut.

Pada saat kita atau tenaga medis ingin membersihkan jaringan mati, otomatis jaringan yang hidup pun biasanya akan ikut tersayat. Dan hal ini akan mengakibatkan sakit yang luar biasa. Jadi seperti yang diceritakan di artikel tadi, untuk tindakan prosedur konvensional, pasien tersebut tidak tahan karena sangat sakit. Sedangkan dengan terapi belatung, belatung ini hanya akan memakan jaringan yang sudah mati saja. Akhirnya, jaringan yang masih bagus itu bisa tumbuh kembali. Dan infeksinya pun tidak akan menyebar.  Mengapa bisa begitu? Karena jaringan mati ini merupakan tempat berkembangbiaknya bakteri yang akhirnya dapat menyebabkan infeksi. Bahkan dengan antibiotik sekalipun tidak bisa menyembuhkan infeksi tersebut.

Terapi belatung ini sudah banyak sekali digunakan di negara-negara maju, di negara-negara barat.  Dan kira-kira, jika anda harus terapi belatung, bagaimana jawaban anda? Siapa yang mau? Mungkin bagi anda yang mengatakan, “Wah, jijik banget! Saya mual!” dan sebagainya. Tetapi terapi belatung ini sudah teruji di berbagai Rumah Sakit di negara-negara yang sudah maju.

Dan saran saya untuk anda semua, sebaiknya tetap menjaga kesehatan. Jangan mentang-mentang sudah ada terapi belatung, lalu anda tenang-tenang saja.  Memangnya anda mau terapi belatung seperti ini?Oke, itu saja artikel dari saya.  Semoga anda semua tetap sehat. Oke, sampai jumpa di artikel saya selanjutnya.  Salam hebat luar biasa. . !!