5 Tips Cara Merawat Furniture Kayu Jati

Cara Merawat Furniture Kayu Jati – Banyak orang yang memilih melengkapi rumahnya dengan perabotan berbahan kayu jati. Perabotan ini menjadi pilihan biasanya karena memiliki nilai estetika yang tinggi. Apalagi jika perabotan tersebut merupakan mebel asli dari Jepara, mengingat berbagai ukiran yang menghiasi setiap tepian mebel tersebut sangat khas dan indah.

Selain itu, perabotan dari kayu jati dikenal awet dan tahan lama karena tangguh terhadap cuaca baik panas maupun hujan, juga tidak disukai binatang pemakan kayu. Tapi, seawet dan setahan lama apapun suatu barang, penurunan kualitas dan keindahan tetap terjadi. Untuk menjaga perabotan kayu jati tetap indah dan panjang umur, furnitur tersebut tetap harus dirawat.

Barang yang indah jika tidak dirawat dengan baik akan cepat rusak dan hilang keindahanannya. Begitu pun dengan mebel Jepara yang berbahan kayu jati. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga perabotan kayu jati di rumah tetap indah dan tahan lama.

mebel jepara

mebel jepara

  1. Perhatikan Ruang Tempat Penyimpanan

Meskipun bahan jati asal Jepara terkenal tahan terhadap cuaca, jika kayu jati terpapar langsung sinar matahari setiap hari, warnanya akan gampang kusam. Begitu pun dengan air. Jika terlalu sering terkena air, kayu jati pun bisa lapuk dan berjamur. Pada akhirnya perabotan jati akan rusak.

Oleh sebab itu, apapun furniture Jepara yang ada di rumah, harus diletakkan di ruangan yang bersih dan kering. Suhu ruangannya pun harus normal, tidak terlalu panas atau dingin. Jika ruangan terlalu panas, kadar minyak alami yang terkandung dalam kayu jati bisa dengan cepat mengering. Keringnya kandungan minyak menyebabkan perabotan terlihat kusam, tidak bercahaya.

Sedangkan jika ruangan terlalu dingin bisa menyebabkan mebel kayu jati mengalami proses oksidasi yang lebih cepat. Sama halnya jika perabotan jati terkena air terus-menerus. Kayu jati akan berjamur dan serangga kayu akan menghuni perabotan rumah.

  1. Bersihkan Secara Rutin

Setelah memilih dan mengatur ruangan yang tepat bagi mebel jati Jepara, cara merawat perabotan jati selanjutnya adalah membersihkan secara rutin. Lakukan perawatan harian bulanan hingga tahunan. Bersihkan debu dan kotoran yang menempel di permukaan meja, kayu atau lemari menggunakan lap bersih yang lembut juga kemoceng.

Gunakan cairan khusus untuk membersihkan bagian lekukan dan ukiran seperti cairan pledge atau kit. Sedangkan untuk membersihkan bagian permukaan bisa dengan menggunakan air hangat yang dicampur dengan sedikit sabun. Atau gunakan seduhan teh hitam. Air seduhan teh hitam bisa menjaga warna alami kayu jati dan perabotan pun tetap mengkilau.

Selain air teh hitam, air cuka yang ada di dapur bisa membantu pembersihan harian pada mebel Jepara berbahan kayu jati. Tapi cuka ini tidak bisa dioleskan begitu saja. Perlu campuran minyak zaitun atau air. Untuk membuat pembersih rumahan ini cukup campurkan seperempat cangkir air cuka dan satu cangkir minyak zaitun. Atau jika memerlukan sedikit saja, larutkan dua sendok cuka dengan air saja.

Bukan hanya perabotannya saja yang harus dibersihkan. Ruangan tempat menyimpan perabotan tersebut pun harus tetap bersih. Sehingga tidak ada debu atau kotoran yang bisa menempel pada perabotan.

  1. Hindarkan dari Goresan

Jika ingin memindahkan posisi furniture Jepara berbahan kayu jati atau kayu yang lainnya, pindahkan dengan hati-hati. Jangan sampai digeser langsung di atas permukaan lantai. Selain merusak lantai itu sendiri, tindakan penggeseran ini akan merusak bahan kayu mebel karena bergesekkan dengan lantai.

Cara yang paling baik dan benar saat memindahkan perabotan derbahan kayu jati ini adalah dengan mengangkatnya. Untuk kursi, angkat di bagian dudukannya, bukan ditarik sandarannya. Jika yang akan dipindahkan adalah lemari, keluarkan dulu isinya baru dipindahkan. Meskipun tampak sepele, hal ini berpengaruh pada keindahan bentuk perabotan dan ketahanannya.

Supaya bagian permukaan perabotan mebel jati Jepara terhindar dari goresan bisa dilakukan hal-hal berikut. Untuk meja, lapisi bagian atasnya dengan kaca, taplak meja atau kain bermotif. Taplak dan kain ini bisa sekaligus menambah kecantikan tampilan meja jati di dalam rumah. Sedangkan untuk kursi, gunakan busa sebagai alas dudukan. Kedua cara tersebut meminimalisir kerusakan yang mungkin terjadi pada mebel.

furniture Jepara

furniture Jepara

  1. Lakukan Refinishing Berkala

Baik di dalam atau di luar ruangan, warna alami kayu jati pada mebel Jepara lama-lama akan memudar. Minyak yang terkandung di dalam kayu jati pun tidak selamanya bisa membuatnya mengkilat. Oleh sebab itu, refinishing diperlukan. Perabotan bisa dipoles menggunakan minyak kayu jati alami. Minyak ini cocok diaplikasikan pada perabotan di luar ruangan. Lakukan pemolesan dalam dua hingga tiga tahun sekali.

Minyak lain yang bisa digunakan untuk memoles ulang perabotan jati adalah minyak yang berasal dari biji kemiri. Orang mengenal biji kemiri berfungsi untuk menghitamkan rambut tapi ternyata minyaknya pun berguna untuk perabotan kayu. Cara membuatnya pun mudah saja.

Bakar lima biji kemiri hingga keluar minyak alaminya. Setelah itu, bungkus biji-biji tersebut menggunakan kain kasa atau kain lap bersih lalu hancurkan menggunakan palu atau alat pemukul lainnya. Setelah hancur, oleskan minyak yang meresap pada permukaan kayu furniture Jepara. Hasil polesannya tidak kalah mengkilat seperti polesan minyak kayu jati.

  1. Tangani Sesuai Noda

Sekali pun perawatan rutin telah dilakukan, terkadang ada saja noda yang menempel pada perabotan di dalam rumah. Apalagi perabotan seperti di dapur, ruang makan dan ruang tamu. Berbagai macam noda baik dari makanan maupun mainan sering kali menempel dan susah dibersihkan. Hal ini bisa mengurangi keindahan penampilan dari perabotan kayu jati di dalam rumah.

Untuk membersihkan noda-noda semacam ini, diperlukan penangan khusus sesuai jenis kotorannya. Misalnya saja mebel jati Jepara di rumah memiliki bekas air tergenang yang tidak mau hilang meskipun sudah dikeringkan. Untuk menanganinya, gunakan pasta gigi yang dioleskan pada kain lap yang sudah dibasahi. Jika masih membandel, gunakan abu gosok, campur dengan sedikit minyam goreng kemudian oleskan.

Beda lagi jika noda itu berasal dari lelehan lilin. Luberan lilin yang keluar sering kali menempel di permukaan perabotan rumah. Untuk membersihkannya, gunakan hair dryer untuk membersihkan lelehan lilin yang menempel. Bersihkan lelehan menggunakan lap lembut atau tisu. Setelah lelehan hilang, gunakan kain basah campur cuka untuk membuatnya mengkilat kembali.

Atau mebel Jepara di rumah memiliki noda lem stiker yang sudah menahun? Jangan sekali-kali menggunakan benda tajam untuk membersihkannya. Menggunakan benda tajam untuk mengerik noda hanya akan membuat permukaan perabotan kayu jati tergores dan kehilangan keindahannya.

Yang dibutuhkan untuk membersihkan noda tersebut adalah sedikit minyak goreng. Teteskan pada lem yang menempel, biarkan hingga meresap. Setelah beberapa menit, baru bersihkan noda lem menggunakan lap bersih. Ulangi langkah tersebut hingga noda lem benar-benar hilang.

Jika semua cara di atas dilakukan dengan baik dan dibersihkan dengan rutin, mebel jati Jepara di dalam rumah akan senantiasa mengkilat dan indah dipandang. Dengan perawatan yang baik, umur perabotan jati bahkan bisa melebihi usia pemiliknya sendiri sehingga bisa dijadikan benda turun temurun yang berharga.