Pentingnya Zat Besi

Zat besi adalah mineral penting yang terlibat dalam berbagai fungsi tubuh, seperti mengangkut oksigen dalam darah. Hal ini penting untuk menyediakan energi guna melakukan aktivitas sehari-hari. Sumber bagus dari zat besi yaitu daging merah, offal, dan sereal sarapan yang ditambah zat besi.

Zat besi hilang dari tubuh melalui sel saluran pencernaan yang lepas, keringat, dan pendarahan. Sekitar sepertiga dari populasi dunia kekurangan zat besi. Wanita yang sedang menstruasi dan menopause berisiko lebih besar daripada pria terkena defisiensi zat besi.

Konsumsi zat besi harian yang disarankan

Rata-rata orang hanya butuh menyerap sedikit saja zat besi setiap hari untuk tetap sehat (kira-kira 1 mg untuk pria dewasa dan 1.5 mg untuk wanita menstruasi). Meskipun begitu, untuk mendapat jumlah tersebut, kita harus makan beberapa kali dari jumlah itu. Ini karena tubuh kita hanya menyerap sebagian kecil zat besi yang terkandung dalam makanan yang kita makan.

Peranan zat besi

Beberapa peranan dari zat besi yaitu:

  • Mengangkut oksigen – sel darah merah mengandung hemoglobin, suatu protein kompleks yang mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Hemoglobin sebagiannya terbuat dari zat besi, dan mengambil sekitar dua pertiga dari zat besi dalam tubuh.
  • Mioglobin – protein spesial yang membantu menyimpan oksigen dalam sel otot. Mioglobin mengandung zat besi dan memberikan warna merah pada otot.
  • Enzim – banyak enzim di seluruh tubuh mengandung zat besi, termasuk yang berperan dalam produksi energi. Enzim merupakan katalis (peningkat kecepatan reaksi) yang mendorong banyak fungsi sel.
  • Sistem imun – agar sistem imun dapat bekerja dengan baik, sistem tersebut memerlukan zat besi. Sistem imun membantu melawan infeksi.

Komponen pola makan yang meningkatkan penyerapan zat besi

Makanan dan minuman tertentu dapat membantu tubuh Anda menyerap lebih banyak zat besi, yaitu:

  • Vitamin C (ditemukan dalam buah dan sayur) meningkatkan penyerapan zat besi.
  • Protein hewani meningkatkan penyerapan zat besi dari sumber tanaman.
  • Dalam kebanyakan kasus, memasak meningkatkan jumlah zat besi yang dapat diserap. Contohnya, tubuh menyerap hanya 6 persen zat besi dari brokoli mentah, dibandingkan dengan 30 persen dari brokoli matang.