Mengurangi Garam dalam Makanan

Kebanyakan dari kita mengonsumsi sekitar delapan hingga sembilan kali lebih banyak garam (sodium) daripada yang dianjurkan sebab garam tersembunyi dalam banyak sekali makanan yang kita makan. Terlalu banyak garam dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi, yang menempatkan kita dalam bahaya risiko stroke, penyakit jantung, dan penyakit ginjal kronis. Cobalah tips simpel ini dan kurangi konsumsi garam Anda

Batasi makanan yang dibeli

Makanan yang dimakan di restoran, kafe, dan dari outlet takeaway biasanya mengandung jumlah garam yang jauh lebih tinggi daripada makanan yang dimasak dari rumah. Pilihan teraman adalah dengan memakannya hanya sesekali daripada menjadikannya sebagai bagian dari pola makan sehari-hari Anda. Makanan semacam ini sangat tinggi kalori, lemak jenuh, dan gula. Dan jangan dibodohi oleh pilihan yang lebih sehat – sepiring salad Caesar yang dibeli dari toko kemungkinan malah mengandung lebih banyak kalori daripada burger yang biasa!

Singkirkan penabur garam di meja makan

Jangan biasakan otomatis menambahkan garam sebelum makan. Dan ketika memasak, jangan tambahkan garam. Lebih baik tambahkan herba, sedikit minyak zaitun, jus jeruk, atau kulit jeruk untuk meningkatkan rasa. Rempah-rempah seperti lada dan jinten juga dapat menjadi alternatif yang bagus.

Seberapa banyak yang terlalu banyak?

Kita perlu sodium untuk meregulasikan cairan dalam tubuh – kebanyakan dari kita mendapatkannya secara alami dalam pola makan tanpa perlu ditambah. Kita hanya perlu sodium dalam jumlah kecil setiap hari tapi banyak dari kita mengonsumsi jauh lebih banyak. Orang dewasa seharusnya mengonsumsi kurang dari 2300 mg (atau 5 gr) sodium – sekitar satu sdt garam setiap harinya. Sedangkan anak-anak membutuhkan kurang dari seperempat sdt garam per hari. Konsumsi sodium yang cukup bagi anak-anak dimulai dari sekitar 0,5 gr garam (1-3 tahun) hingga 1 gr garam (9-13 tahun).

Tidak boleh instan

Di dunia yang sibuk ini, kebanyakan dari kita suka mencari cara supaya menghabiskan waktu lebih sedikit di dapur dan itulah sebabnya kenapa produk bungkusan dan instan sangat populer sekarang ini. Kebanyakan makanan ini tinggi garam dan sebaiknya dihindari. Kurangi hal-hal seperti – daging deli, pasta instan berasa, mie instan, cemilan bungkusan gurih dan cracker, sup instan, dan makanan beku yang dapat dipanaskan. Memang yang terbaik adalah memakan makanan yang segar.