Mencegah Osteoporosis dan Menjaga Tulang Tetap Kuat

Kalsium adalah salah satu mineral yang membantu membangun tulang yang kuat, khususnya selama masa kanak-kanak dan remaja. Tulang kita semakin berkurang kepadatannya seakan kita menua, tapi jika Anda membangun massa tulang sejak dini, kekurangannya kemungkinan tidak akan lebih terasa dan menyebabkan berbagai masalah nantinya.

Apa cara terbaik untuk mendapatkan cukup kalsium dari pola makan saya dan memastikan tulang cukup kuat?

Sumber makanan alami yang terbaik dari kalsium adalah susu, keju, dan yogurt, yang menyediakan dua pertiga dari kalsium dalam pola makan. Setiap sajian susu dan produk susu menyediakan sekitar 300 mg kalsium yang dibutuhkan untuk membangun kepadatan tulang. Sumber kalsium lainnya termasuk brokoli, almond, tahu dan kacang-kacangan.

Meskipun begitu, bukan hanya nutrisi spesifik, seperti kalsium dan vitamin D saja yang bertanggung jawab terhadap kesehatan tulang. Keseluruhan “paket nutrisi” – kalsium, magnesium, fosfor, potassium, vitamin B12 dan D, protein, serta seng – lah yang terlibat dalam kesehatan tulang. Inilah kenapa mendapatkan nutrisi kita dari sumber makanan, alih-alih dari suplemen, adalah yang terbaik.

Mengonsumsi pola makan seimbang yang terdiri dari berbagai macam makanan, termasuk produk susu dan makanan kaya kalsium lainnya, buah-buahan dan sayur-sayuran, biji-bijian dan daging, atau kacang-kacangan setiap hari adalah cara terbaik untuk memastikan Anda mendapatkan semua nutrisi penting pembangun tulang ini.

Apakah susu mencegah osteoporosis?

Osteoporosis adalah penyakit di mana tulang menjadi rauh dan lebih mungkin patah saat Anda tua. Jika tidak dicegah atau dideteksi, osteoporosis dapat berkembang hingga muncul rasa sakit dan tulang pun patah. Wanita memiliki risiko yang lebih tinggi terkena penyakit ini karena memang awalnya tulang wanita lebih tidak padat, dan perubahan hormon setelah menopause membuat mereka kehilangan massa tulang lebih cepat. Walaupun begitu, pria juga berisiko terkena osteoporosis; satu di antara empat pria berusia di atas 50 tahun akan mematahkan tulang akibat osteoporosis.

Osteoporosis menyebabkan meningkatkan risiko retak tulang yang biasanya terjadi di pergelangan tangan, pinggul, dan tulang belakang. Pinggul rusak biasanya selalu membutuhkan operasi besar dan perawatan di rumah sakit. Hal ini bisa mengganggu kemampuan seseorang untuk berjalan sendiri serta dapat mengakibatkan cacat jangka panjang dan bahkan kematian.

Untungnya, osteoporosis dapat dicegah oleh kebanyakan orang. Anda dapat meningkatkan kesehatan tulang Anda, bahkan saat Anda sudah tua, melalui olahraga dan memakan makanan yang tepat. Banyak bukti telah menunjukkan bahwa konsumsi kalsium yang cukup sepanjang hidup dapat meningkatkan pertumbuhan tulang, mencegah retakan tulang, membalikkan hilangnya massa tulang karena usia tua, dan mengurangi risiko osteoporosis.

Susu dan produk susu membantu membangun kepadatan tulang. Sumber kalsium dari susu lebih efektif daripada suplemen kalsium berkat paket nutrisi yang unik dari susu (vitamin D, protein, magnesium, fosfor, potassium) yang tepat proporsinya untuk tulang sehat.