Bagaimana Cara Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa?

Sebenarnya, saat berpuasa itu wajar jika anda mengalami bau mulut. Namun disini saya akan memberikan tipsnya untuk bagaimana meminimalisir bau mulut tersebut. Jadi jangan berharap, “Saya berpuasa panjang, jadi saya tidak akan bau mulut sama sekali”. Kayaknya agak susah ya. Jadi, tips yang pertama adalah periksakan ke dokter gigi terlebih dahulu. Apakah di gigi anda ada yang bolong? Sepertinya kalau diperiksa di depan cermin itu susah. Kecuali anda sampai merasakan sakit. Jika anda tidak merasakan sakit, biasanya gigi yang bolong di bagian belakang tidak terlihat di depan cermin.

Jadi ketika anda periksa ke dokter gigi, maka akan ketahuan gigi yang bolong itu di sebelah mana. Yang bisa anda periksa sendiri di rumah adalah apabila ada gusi anda yang berdarah, ada sariawan, atau mungkin ada radang tenggorokan. Hal-hal seperti ini dapat menyebabkan bau mulut, terutama gigi yang bolong. Mengapa? Karena bakteri akan tumbuh dengan pesat di dalam gigi and yang berlubang/bolong. Kemudian yang kedua adalah sikatlah gigi anda secara teratur. Tentu saja anda harus memperhatikan sikat gigi anda. Rongga mulut anda kecil, namun anda justru membeli sikat gigi yang kepalanya besar. Jadi, sikat gigi tersebut tidak akan menjangkau gigi anda bagian belakang.

Lalu, berapa lama saya harus sikat gigi? Kurang lebih sekitar 3 menit dan sikatlah dengan halus.  Anda bisa mencari panduannya, ‘bagaimana cara menyikat gigi’. Anda jangan menyikat gigi seperti menyikat baju.  Justru gusi anda akan luka semua.  Dan juga jangan terburu-buru.  Mengapa? Karena jika anda terburu-buru, gigi anda yang bagian belakang atau bagian dalam biasanya lupa disikat.  Kalau menyikatnya tidak bersih juga akan menimbulkan bau mulut.

Rutin Ganti Sikat Gigi

Dan jangan lupa, perhatikan sikat gigi anda, apakah sudah perlu diganti atau tidak. Jangan anda gunakan sampai bulunya tinggal setengah, namun anda tetap menggunakannya. Dan idealnya, sikat gigi anda perlu diganti setiap 3 bulan sekali. Dan belilah sikat gigi dengan kualitas baik. Kemudian yang ketiga adalah jangan lupa membersihkan lidah anda. Mungkin gigi anda sudah bersih, tetapi lidah anda lupa dibersihkan.  Jadi, ada alat khusus untuk ‘kerok’ lidah anda. Silahkan anda googling atau anda cari di supermarket.

 

Minum Air Putih Yang Cukup

Kemudian tips yang keempat adalah konsumsilah cukup air putih pada saat jam makan anda. Ketika tubuh anda kekurangan cairan, otomatis produksi kelenjar air liur atau saliva anda juga ikut berkurang. Hal ini juga dapat menyebabkan bau mulut. Lanjut, tips yang kelima adalah perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran segar.

Jadi saat jam makan, konsumsilah makanan tersebut.  Terutama sebelum anda mulai berpuasa. Karena makanan-makanan tersebut ketika anda kunyah di dalam mulut,maka serat dari makanan-makanan tersebut akan membantu membersihkan gigi anda secara alami dan juga membantu membersihkan rongga mulut anda secara alami. Dan tentu saja setelah memakan makanan tersebut, tunggu sebentar sekitar 15-20 menit, setelah itu anda sikat gigi. Dan setelah itu tolong anda cek kembali, apakah masih ada makanan yang tertinggal di sela-sela gigi.

Karena makanan yang tertinggal tersebut akan dicerna oleh bakteri.  Dan hasil sampingannya adalah Hidrogen Sulfida. Inilah yang menyebabkan bau mulut. Kemudian tips yang keenam adalah kurangi makanan-makanan yang lengket dan tinggi gula. Contohnya cokelat, kemudian permen. Sisa dari makanan tersebut yang menempel di gigi akan dimetabolisme oleh bakteri dan menyebabkan bau mulut.

Hindari Makanan Berbau Tajam

Lalu yang ketujuh adalah hindari makanan-makanan yang berbau tajam. Anda tahu sendiri seperti bawang putih, pete, jengkol, dan sebagainya. Tips yang terakhir atau yang kedelapan adalah kurangi rokok.  Atau kalau bisa selama anda berpuasa, berhentilah merokok. Itu tadi adalah delapan tips bagaimana caranya agar meminimalisir bau mulut ketika anda berpuasa. Oke sobat sehat, semoga tips ini dapat membantu dalam menjalani puasa anda. Dan saya doakan semoga puasa yang anda lakukan dapat sesuai dengan tujuan anda. Apakah itu untuk diet, apakah itu untuk spiritual anda atau agama anda, dan apapun itu. Saya doakan agar semuanya dapat berjalan dengan baik.