5 Cara Menggunakan Minyak Kelapa

Minyak kelapa yang lebih banyak bisa jadi menjadi kunci menangani rasa lapar

Kedengarannya memang tidak masuk akal, tapi lemak yang ditemukan dalam minyak kelapa benar-benar bisa membantu tubuh membakar lemak, kata seorang dokter ahli ilmu gizi dan naturopathic bersertifikasi Bruce Fife, penulis The Coconut Oil Miracle dan presiden dari Coconut Research Center. Bagaimana bisa? Menurut Dr. Fife, lemak jenuh yang ditemukan di dalam minyak kelapa dan minyak sawit terbuat dari asam lemak yang berbeda daripada minyak lainnya (seperti biji-bijian, canola, dan alpukat).

Faktanya, sebuah studi pada tahun 2001 yang masih berlaku hingga sekarang menemukan bahwa, pada wanita yang telah mengalami menopause dengan penyakit jantung koroner, “lebih banyak mengonsumsi lemak jenuh terkait dengan perkembangan atherosklerosis (penumpukan di dinding arteri) yang lebih lambat, sedangkan konsumsi karbohidrat dan lemak tak jenuh ganda dikaitkan dengan perkembangan yang lebih cepat.”

Wanita yang memiliki rasio kolesterol total (TC) yang tinggi dengan lipoprotein (HDL atau “kolesterol baik”) dengan kepadatan yang tinggi—yang merupakan indikator risiko penyakit kardiovaskular yang tinggi—dapat “menukar karbohidrat olahan dengan makanan kaya lemak yang sehat, seperti minyak kelapa” untuk menurunkan secara drastis rasio ini, kata Dr. Fife. Dia menyarankan menggunakan minyak kelapa organik mentah, yang paling sedikit diolah. Akan tetapi, jika Anda tidak suka rasa atau bau kelapa, pilihlah versi yang halus—membeli yang organik akan memastikan minyak tersebut diperhalus dengan uap, bukan zat kimia.

Inilah lima cara untuk memulai menggunakan minyak kelapa untuk mengurangi berat badan:

MENGATUR RASA LAPAR

Minyak kelapa memuaskan rasa lapar Anda lebih lama dibandingkan dengan lemak-lemak lainnya. Contohnya, cukup tambahkan ke dalam sarapan Anda, dengan mengaduk satu sendok penuh ke dalam kopi Anda, “akan menjaga Anda tetap puas lebih lama,” kata Dr. Fife. “Anda lebih cenderung tidak mengemil di antara jam makan, dan ketika jam makan berikutnya tiba Anda tidak akan kelaparan sehingga tidak makan secara berlebihan.”

DIGUNAKAN DALAM MASAKAN

Masukkan minyak kelapa ke dalam diet Anda dengan menggunakannya sebagai pengganti margarin, minyak sayur, dan/atau minyak zaitun. Atau makan saja satu sdm setiap hari, dan naikkan jumlahnya sampai Anda merasa kenyang serta masih berkurang berat badannya tanpa melewati batas kalori.

JANGAN YO-YO LAGI

Satu cara untuk mulai mengurangi berat badan dan mengakhiri diet yo-yo adalah dengan menipu tubuh agar mengira bahwa sudah terdapat cukup lemak dalam tubuh sehingga tidak akan menyimpan lemak lagi. Menurut Dr. Fife, kita memerlukan lemak dalam diet kita untuk membuang berat badan berlebih dan menjaganya tetap terbuang.

Lemak membantu membangun membran sel, hormon-hormon tertentu, dan jaringan pengikat, serta hal lainnya. Diet rendah lemak mendorong tubuh untuk membakar gula guna mendapatkan energi, tapi diet tinggi lemak memberinya energi dan bahan pembangun yang dibutuhkannya untuk memulai membangun dan memperbaiki dengan lemak daripada menyimpannya.

BAHAN SALAD

Minyak kelapa cair dapat ditambahkan ke dalam saus salad atau mayonnaise buatan sendiri untuk membantu pencernaan dan memaksimalkan seapan nutrisi, kata Fife.

NASI YANG LEBIH ENAK

Menurut suatu penelitian yang disajikan di National Meeting & Exposition of the American Chemical Society pada tahun 2015, saat memasak nasi putih, menambahkan satu sdt minyak kelapa ke dalam air mendidih untuk setiap setengah cangkir beras kemungkinan dapat mengurangi kalori yang diserap tubuh sebanyak 50 hingga 60 persen. Triknya adalah membiarkan air minyak kelapa dan nasinya untuk mendidih selama 20 hingga 40 menit, lalu masukkan ke kulkas selama 12 jam.